Walikota Baubau Buka Festival Semarak Ramadhan

Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka semarak festival Ramadhan, Senin (3/4/2023).

BAUBAU, SULTRAMEDIA.ID,.—

Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Koperasi Dan UKM menggelar Semarak Ramadan 1444 H/2023 M di pelataran pantai Kamali. Sedikitnya, 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikut dalam kegiatan tersebut.

Semarak Ramadan itu dijadwalkan berlangsung selama lima hari, 3-7 April. Bukan hanya pameran produk UMKM, iven yang mengusung tagline “Usaha Mikro dan Usaha Kecil berdaya saing, Ekonomi Kota Baubau Maju” itu juga diisi dengan berbagai acara seperti fashion show, coffee show, dan lain-lain.

“Fakta bahwa Kota Baubau adalah daerah penyangga, pusat perdagangan, dan jasa bagi daerah sekitarnya sejak zaman dahulu. Sehingga menjadikan usaha mikro dan usaha kecil sebagai tulang punggung perekonomian Kota Baubau,” kata Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka Semarak Ramadan, Senin (3/4/2023).

Menurut dia, ada 28 ribu penduduk Baubau usia 15 tahun ke atas yang diperkirakan menggantungkan hidup dari usaha mikro dan kecil pada tahun 2022. Data menunjukkan bahwa betapa besarnya peran UMKM dalam memulihkan dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi dari minus 0,81 persen tahun 2020 naik jadi 4,15 persen tahun 2021 dan naik lagi 5,28 pada 2022.

“Pemahaman ini membawa kita pada suatu pola pikir baru bahwa kebijakan pengembangan usaha mikro dan usaha kecil tidak bisa lagi dilihat sebagai pelaku ekonomi yang mengharapkan rembesan hasil pembangunan dari atas. Tetapi harus didesain sebagai obyek utama pembangunan ekonomi yang mampu membangkitkan mesin perekonomian dari dalam,” ujarnya.

Monianse menilai Semarak Ramadan ini adalah salah satu bentuk keberpihakan Pemkot Baubau dalam memperkenalkan dan mempromosikan produk UMKM. Pun, ia menginginkan kegiatan yang digagas oleh Dinas Koperasi dan UKM itu dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang mampu membaca peluang.

“Saya berharap Semarak Ramadan 2023 ini minimal akan mampu mengulangi cerita sukses Kota Baubau dalam pelaksanaan Haroana Baubau Tahun 2022 yang lalu. Sehingga nantinya pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang sejenis seperti Haroana Baubau tahun 2023 lebih semarak dan multiplier effect yang lebih besar bagi kemajuan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Pun politisi PDIP itu mengimbau para pelaku UMKM agar memanfaatkan sebaik mungkin Semarak Ramadan. “Selalu perhatikan ketertiban, keamanan, dan kebersihan karena ini adalah tanggungjawab kita bersama. Hindari persaingan usaha atau gesekan lainnya,” pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Baubau, Aliman menerangkan, UMKM adalah salah satu pendorong utama kegiatan perekonomian di Kota Baubau. Terbukti, sejarah telah mencatat bahwa UMKM masih mampu tumbuh dengan baik di tengah-tengah gejolak ekonomi.

“Oleh karena itu, peran pemerintah hadir memberikan ruang bagi UMKM, kita buktikan melalui kegiatan Semarak Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM, ada juga fashion show, coffee show, dan lain sebagainya. Target omzet yang kami harapkan adalah minimal Rp100 juta,” ungkap Aliman.

Ia menambahkan, pihaknya juga berharap Semarak Ramadan 2023 tersebut bisa semakin menumbuhkan dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.

“Kemudian Semarak Ramadan ini juga menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat untuk berbuka puasa,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *